Melirik Node JS sebagai platform web development

nodejs

Belakangan akhirnya saya sempat juga ngoprek-ngoprek Node JS, dan kesan yang saya rasakan adalah simple, cepat dan learning curvenya tidaklah selama ketika kita akan belajar bahasa yang benar-benar baru, karena Node JS hanyalah javascript dengan kemampuan extra.

Coding Back-end dan Front-end yang selama ini biasanya dalam bahasa berbeda kini bisa dilakukkan dengan bahasa yang sama (Javascript), dan itu memberikan pengalaman berbeda pula.

Percaya atau tidak, belajar NodeJS juga menjadikan kita memahami Javascript secara lebih mendalam, karena kita diperkenalkan konsep-konsep baru yang bahkan saat coding Javascript di browser konsep tersebut tidak pernah kita sentuh ataupun ketahui.

Coba-coba atau serius?

Seperti halnya saya menggunakan Python, keinginan untuk mengunakan NodeJS juga berasal dari rasa ingin tahu dan mencoba sesuatu yang baru, sudah menjadi kebiasaan saya ketika sudah merasa nyaman dan percaya diri dengan skill di satu platform (dalam hal ini Python/Django), itu artinya saatnya saya untuk mencoba yang baru lagi.

Sama ketika halnya saya pertama kali belajar Python/Django dulu, teknik belajar yang paling manjur adalah langsung coba implementasi, jangan hanya main-main API nya NodeJS saja. Dalam hal ini, saya langsung coba sebuah web framework berbasis Node, yaitu ExpressJS.

Dan sekali lagi, teknik tersebut berhasil kembali, belajar membuat aplikasi web dengan ExpressJS, sekaligus memaksa saya untuk belajar NodeJS itu sendiri. Seperti apa itu NPM, Node Modules, Package.json, strukturisasi aplikasi, NODE_ENV, NODE_PATH dan masih banyak hal spesifik lain mengenai NodeJS.

Dengan sedikit percobaan dengan ExpressJS tersebut, sampailah kepada sebuah kesimpulan bahwa saya akan eksplor NodeJS lebih jauh terutama untuk pengembangan aplikasi berbasis web. Dan kemungkinan proyek saya selanjutnya akan berbasiskan Node JS.

Jadi saya tidak hanya akan coba-coba dengan yang satu ini, setelah melihat kemampuan dan peluang yang bisa saya dapatkan, sepertinya pantas meluangkan sedikit waktu untuk mempelajari lebih dalam lagi.

So, whats next?

Kebetulan sekarang lagi mengerjakan sebuah protoype aplikasi web dari perusahaan saya bekerja, dan yang menarik adalah saya menggunakan NodeJS + MongoDB + Heroku untuk stacknya.

Sepertinya akan menjadi pengalaman menarik dan menantang untuk saya sendiri, mudah-mudahan beberapa waktu kedepan saya bisa banyak blogging tentang NodeJS.

Ada yang seperti saya ingin belajar NodeJS? ayo bagi pengalamannya di seksi komentar di bawah, kita sama-sama belajar.

12 thoughts on “Melirik Node JS sebagai platform web development

    1. Kalau ExpressJS itu web framework berbasis NodeJS gan, jadi untuk di bagian backendnya. Sedangkan AngularJS framework khusus untuk di frontend, ya sejenis jQuery cuman lebih advance dan kaya fitur.

  1. sehingga saat ini saya masih ragu dengan kemampuan nodejs, kerana di server saya sudah punya Apache sebagai web server. Seharusnya bagaimana ya? adakah perlukan server baru?

    1. node JS cocok untuk tipe2 web aplikasi yang perlu fitur realtime nya, untuk server pastinya beda dengan server dari shared hosting biasa, cukup dengan vps sederhana aja bisa kok mas.

  2. Saya bingung nih.. sebenernya mana yang harus saya pelajari.. ada angular js, node js, socket io, express js, jquery. minta sarannya om.. makasih om

    1. Mas Willy, jangan dibingungkan dengan banyaknya framework JS diluaran sana, karena belum tentu semua itu mas butuhkan. Yang perlu mas bedakan adalah mana framework/library untuk front-end (jQuery, Angular) dan mana untuk backend (NodeJS, Express JS).

      Jadi kalau mas tertarik untuk membuat website dengan Javascript saya sarankan pakai Express JS untuk backendnya, express JS ini basisnya adalah NodeJS namun sudah dibuat sedemiakian rupa supaya lebih mudah untuk membuat website.

      Nah kalau mas mau membuat website yang lebih dinamis (menggunakan Ajax misalnya), maka mas harus pakai salah satu dari library JS untuk frontend. Misalnya jQuery (cocok untuk pemula) atau mau yang lebih advance pakai Angular misalnya.

  3. Mas, punya ebook buat belajar tentang yang mas tulis ini ?
    Kalau punya, bisa di share ?
    Saya sangat tertarik untuk belajar nodejs dan angularjs

  4. jadi yang harus dipelajari nodejs dulu atau express js mas?
    terus coding apa yang harus dikuasai untuk mempermudah mempelajari bahasa itu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *